Serupa Pedang di Medan Laga

Share:

 Serupa Pedang di Medan Laga

 bulan kembali busung, memantulkan wajah pemuda

tak ada melankolia, seluruhnya

bagimu mengembara, selamanya

mengibarkan karya sastra di jagat raya

 

bukan perkara rupa yang akan menggemparkan dunia

tulisan-tulisan kita bisa memerangi angkara murka

pena kita senjata, serupa pedang di medan laga



Paras Ayu Ranu Manduro

dihantarkan pada musim yang retak

kami sadar, tak selamanya alam berpasrah

ketika panorama yang dulu indah

telah terjamah oleh hal serakah

 

tak perlu alam sampai mengirim alarm

karena telah habis sabar, mengamuk

bencana datang, tiada pandang, meremuk

 

di Nusantara, bumi serasa surga

tempat lahir dan tumbuh sahaja

dari paras ayu Ranu Manduro

tersirat: jangan kotori alam!


Tidak ada komentar